Cara mengetahui hari weton berdasarkan tanggal lahir dengan Excel -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Cara mengetahui hari weton berdasarkan tanggal lahir dengan Excel

| 26.11.25 WIB | 0 Views


Dalam tradisi budaya Jawa, weton bukan sekadar penanggalan biasa, melainkan memiliki makna mendalam dalam kehidupan sehari-hari. Weton sering digunakan untuk menentukan hari baik, memprediksi watak dan sifat seseorang, hingga mencari kecocokan jodoh. Tak heran jika keberadaan weton masih dilestarikan dan digunakan dalam berbagai acara penting seperti pernikahan, pindahan rumah, hingga memulai usaha. Oleh karena itu, mengetahui weton dari tanggal lahir menjadi hal yang sangat menarik, bahkan penting, bagi banyak orang yang ingin menjalani hidup selaras dengan kearifan lokal.

Artikel ini akan membahas secara lengkap dan mudah dipahami bagaimana cara mengetahui weton dari tanggal lahir seseorang menggunakan Excel. Anda akan diperkenalkan pada sebuah rumus yang secara otomatis dapat menghasilkan hasil weton lengkap berdasarkan input tanggal lahir. Selain itu, artikel ini juga akan mengulas maksud dari rumus Excel tersebut, sehingga pembaca dapat memahami logika di balik perhitungan weton secara digital. Ini adalah solusi modern yang cocok untuk pelajar, guru, peneliti budaya, bahkan masyarakat umum yang ingin melestarikan budaya Jawa dengan cara yang efisien.

Apa itu weton?

Weton adalah kombinasi antara hari dalam kalender Masehi (Senin–Minggu) dan pasaran Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap orang yang lahir pada tanggal tertentu memiliki weton yang khas, misalnya: “Senin Pahing” atau “Jumat Kliwon”.

Untuk mengetahui weton dari tanggal lahir, kita perlu mengetahui dua komponen:
Hari lahir (Senin–Minggu)
Pasaran Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon)

Rumus Excel untuk Mengetahui Weton
Misalkan kita punya data sebagai berikut!

Selanjutnya kita akan mencari hari pasaran pada kolom weton, maka pada Cell G4 kita tuliskan rumus sebagai berikut:

=TEXT(E5;"dddd") & " " & CHOOSE(MOD(DATEDIF(DATE(1901;6;1);E5;"d")+3;5)+1;"Legi";"Pahing";"Pon";"Wage";"Kliwon")

Jika penulisannya benar maka akan muncul nama hari dan pasarannya. Sepeti tampak pada gambar berikut.

Untuk mengitung umur seseorang dalam pembulatan tahun menggunakan rumus

=DATEDIF(E4;TODAY();"Y")&" tahun"

Penjelasan Singkat Rumus:
TEXT(E4;"dddd")
Berfungsi untuk mengambil nama hari (misalnya: Senin, Selasa, dst) dari tanggal di sel E4.
DATEDIF(DATE(1901;6;1);E4;"d")
Menghitung jumlah hari antara tanggal 1 Juni 1901 (sebagai patokan weton) dengan tanggal lahir (E4).
MOD(...+3;5)+1
Fungsi MOD digunakan untuk menghitung sisa pembagian jumlah hari dengan 5, kemudian ditambah 3 dan hasil akhirnya dikoreksi dengan +1 agar sesuai dengan urutan pasaran Jawa.
CHOOSE(...;"Legi";"Pahing";"Pon";"Wage";"Kliwon")
Mengambil nama pasaran berdasarkan hasil dari MOD tadi.

Semoga bermanfaat

Jika berminat silahkan unduh disini

Tidak ada komentar:

×
Berita Terbaru Update