Sumber gambar https://www.halodoc.com
Dengan percobaan ini, ujilah kemampuan kulit Anda untuk merasakan apakah suatu objek panas atau dingin.
Yang Anda Butuhkan:
- Tiga gelas tinggi berisi air, satu diisi dengan air yang sangat hangat atau panas (tidak terlalu panas), satu diisi dengan air suhu ruangan, dan satu diisi dengan air es.
- Jam untuk mengatur waktu Anda
Apa yang Anda Lakukan:
- Pegang gelas berisi air panas dengan satu tangan, pastikan telapak tangan Anda menyentuh gelas. Pegang gelas berisi air es dengan tangan Anda yang lain, pegang gelas dengan cara yang serupa.
- Pegang gelas setidaknya selama 60 detik.
- Setelah memegang gelas panas dan dingin selama 60 detik, ambil gelas bersuhu ruangan dengan kedua tangan, telapak tangan menyentuh gelas.
- Apakah segelas air bersuhu ruangan terasa panas atau dingin?
Apa yang telah terjadi:
Otak Anda baru saja menerima pesan yang membingungkan dari tangan Anda tentang suhu gelas ketiga. Tangan yang awalnya memegang gelas panas memberi tahu Anda bahwa gelas ketiga dingin, sedangkan tangan yang awalnya memegang gelas dingin memberi tahu Anda bahwa gelas ketiga panas. Padahal keduanya menyentuh gelas yang sama. Bagaimana ini bisa terjadi?
Anda menerima pesan-pesan yang membingungkan ini karena kulit kita tidak merasakan suhu pasti suatu objek. Sebaliknya, kulit Anda dapat merasakan perbedaan suhu objek baru dibandingkan dengan suhu objek yang sudah biasa dirasakan kulit ("suhu relatif"). Inilah sebabnya mengapa memasuki perairan, seperti kolam renang atau danau, terasa sangat dingin pada awalnya (tubuh Anda terbiasa dengan udara yang lebih hangat) tetapi kemudian secara bertahap "menghangat" setelah berada di dalam air untuk beberapa saat (tubuh Anda menyesuaikan diri dengan suhu air).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar