Asam urat adalah zat sisa hasil pemecahan purin yaitu senyawa yang secara alami terdapat di dalam tubuh dan juga di beberapa jenis makanan. Tubuh kita membutuhkan purin dalam jumlah kecil karena purin merupakan komponen penting DNA dan RNA, yaitu bahan pembentuk gen dan sel tubuh. Namun, jika purin terlalu banyak, maka dapat menimbulkan masalah terutama peningkatan kadar asam urat
Proses Terjadinya Asam Urat
1. Purin berasal dari:
• Makanan tinggi purin seperti jeroan (hati, ginjal), daging merah, seafood (sarden, udang, kerang), serta minuman beralkohol atau manis (fruktosa tinggi).
• Proses alami pemecahan sel tubuh.
2. Tubuh memecah purin menjadi asam urat.
3. Asam urat biasanya larut dalam darah, lalu dibuang melalui ginjal lewat urin.
4. Jika kadar asam urat terlalu tinggi, atau ginjal tidak mampu membuangnya dengan baik, maka kristal asam urat bisa menumpuk di sendi menyebabkan penyakit asam urat (gout).
Gejala Kadar Asam Urat Tinggi (Gout)
• Nyeri sendi yang tiba-tiba dan hebat, terutama di jempol kaki, pergelangan kaki, atau lutut.
• Sendi terasa bengkak, merah, panas, dan kaku.
• Nyeri biasanya muncul malam atau pagi hari.
• Dalam jangka panjang, bisa terbentuk benjolan keras (tofi) di bawah kulit.
Kadar Normal Asam Urat
Jenis Kelamin Kadar Normal (mg/dL)
Pria 3,4 – 7,0
Wanita 2,4 – 6,0
Cara Mengontrol Asam Urat
• Hindari makanan tinggi purin (jeroan, daging merah, seafood tertentu).
• Minum air putih cukup (≥ 2 liter/hari).
• Batasi minuman manis dan alkohol.
• Konsumsi buah-buahan, sayuran, dan makanan berserat tinggi.
• Olahraga teratur dan jaga berat badan.
• Jika perlu, dokter bisa memberikan obat penurun asam urat (misalnya allopurinol).
Makanan yang Harus Dihindari (Tinggi Purin)
Makanan ini bisa meningkatkan kadar asam urat darah secara signifikan.
Hewani:
• Jeroan (hati, ginjal, otak, limpa, paru, usus)
• Daging merah (sapi, kambing, kerbau)
• Daging bebek dan angsa
• Kaldu, kuah daging, atau abon yang kental
• Seafood tertentu: sarden, teri, makarel, kerang, remis, udang, kepiting, cumi
Minuman:
• Alkohol (terutama bir)
• Minuman manis tinggi fruktosa (soft drink, sirup, jus kemasan)
Nabati tinggi purin:
• Kacang kering (kacang tanah, kacang hijau, kedelai utuh, tempe, tahu berlebihan)
• Daun singkong, bayam, kangkung, asparagus
• Jamur, tauge, dan kembang kol
Makanan yang Sebaiknya Dibatasi
Boleh dikonsumsi kadang-kadang saja (1–2 kali seminggu, dalam porsi kecil).
• Daging ayam tanpa kulit
• Ikan air tawar (nila, mujair)
• Udang rebus (porsi kecil)
• Tempe atau tahu dalam jumlah sedang
• Nasi merah, roti gandum (mengandung purin sedang)
Makanan yang Aman / Dianjurkan
Makanan ini rendah purin dan baik untuk membantu menurunkan kadar asam urat.
Karbohidrat:
• Nasi putih, kentang, ubi, singkong, roti putih
• Makaroni, bihun, mi dari tepung terigu
Sayur & Buah:
• Wortel, tomat, kol, timun, labu, buncis muda
• Buah: apel, pir, pepaya, pisang, semangka, melon, jeruk
• Ceri & stroberi sangat baik (membantu mengurangi peradangan)
Sumber Protein Rendah Purin:
• Telur (1 butir/hari)
• Susu rendah lemak, yogurt, keju
• Tahu atau tempe (dalam jumlah sedang)
Minuman:
• Air putih minimal 2–3 liter per hari
• Teh hijau, air kelapa muda, jus buah segar tanpa gula tambahan
Disarikan dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:
Posting Komentar