Apakah anda seorang ibu yang sedang hamil? Berhati-hatilah jika makan tape -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Apakah anda seorang ibu yang sedang hamil? Berhati-hatilah jika makan tape

| 21.10.25 WIB | 0 Views
Disaat kami sedang beristirahat dan mengobrol santai setelah sekian jam melakukan aktivitas bekerja, tanpa diduga ada yang bertanya berkaitan dengan kehamilan seseorang. Ternyata orang tersebut sedang melakukan promil (progam kehamilan). Pertanyaannya simpel “Apakah berbahaya orang yang sedang hamil mengkonsumsi tape?”.

Sumber foto: https://www.google.com/search?client=firefox-b-d&q=bahayakah+makan+tape+bagi+ibu+hamil
Sesaat dalam pikiranku langsung tertuju pada Alkohol. Karena tape (baik tape singkong maupun tape ketan adalah makanan hasil fermentasi dengan rumus kimia
C6H12O6 (glukosa) akan di rombak oleh ragi (jenis Scharomyces) menjadi C2H5OH (Etanol, jenis alkohol) dengan melepas CO2 (karbondioksida).

Manfaat memakan Tape
Disalin dari laman https://hamil.co.id/nutrisi-ibu-hamil/makanan-sehat/bolehkah-ibu-hamil-makan-tape-singkong, Tape singkong merupakan makanan khas bagi masyarakat Indonesia Tape sering dijadikan cemilan atau menjadi campuran dalam minuman atau es olahan yang sering dijual-jual.

1. Sumber probiotik
Pada tape dikatakan bahwa terdapat kandungan probiotik yang sangat menguntungkan bagi tubuh. Probiotik sendiri sangat penting dalam menjaga daya tahan tubuh agar tidak sakit. Probiotik juga membantu dalam menjaga kesehatan usus. Dengan mengkonsumsi tape diharapkan kebutuhan akan probiotik dapat terpenuhi.

2. Sumber Vitamin B12
Pada tape mengandung vitamin B12. Vitamin B12 sendiri mempunyai banyak kegunaan bagi tubuh. Salah satu manfaat utama vitamin B12 adalah mencegah terjadinya anemia.

3. Sumber Vitamin B1
Tape memiliki kandungan vitamin B1 yang tinggi. Dengan proses fermentasi maka kandungan vitamin B1 dapat meningkat tiga kali lebih banyak. Vitamin B1 sendiri sangat penting bagi tubuh, terutama untuk menjaga kesehatan sistem saraf, kesehatan otot-otot dan kesehatan sistem pencernaan. Diharapkan dengan mengkonsumsi tape maka kebutuhan vitamin B1 dapat terpenuhi serta fungsi saraf, otot dan pencernaan dapat terjaga dengan baik.

4. Mengeluarkan aflatoksin
Dengan mengkonsumsi tape, juga memiliki manfaat menjaga tubuh. Tape yang dikonsumsi mampu mengikat racun aflatoksin yang biasa berasal dari makanan. Aflatoksi merupakan racun dari jamur yang berkembang pada makanan. Hal ini sering didapatkan pada bagian permukaan makanan yang sudah mengalami basi atau menjamur. Jamur tersebutlah yang menghasilkan racun aflatoksin. Dengan mengkonsumsi tape, diharapkan mampu mengurangi kadar aflatoksin tersebut dari tubuh.

Alkohol yang terkandung dalam tape cukup rendah dan jika dikonsumsi dalam jumlah sedikit saja tidak membahayakan anda dan janin anda. Namun memakan tape juga perlu dipertimbangkan dampak yang mungkin bisa timbul, khususnya bagi ibu yang sedang hamil.

Dalam artikel yang dimuat dalam https://www.alodokter.com/komunitas/topic/tidak-sengaja-makan-tape-saat-hamil ada pertanyaan sebagai berikut:

“Dok, minggu lalu saya makan tape ketan hitam lumayan banyak. Tapi saya waktu itu belum tahu kalau ternyata saya sedang hamil dan sekarang udah jalan sebulan dok. Gimana dok, apa tidak apa apa? Saya juga sedang menyusui bayi saya umur 5 Bulan dok. Tidak masalah kah saya sedang hamil?

Jawaban dari dr. Radhianie Djan sebagai berikut:
Tape singkong yang Anda konsumsi dilarang diberikan untuk wanita hamil karena tape singkong tersebut mengandung alkohol yang memang tidak boleh dikonsumsi saat sedang hamil. Namun tentunya Anda tidak perlu khawatir, karena kadar alkohol pada tape singkong tersebut cukup rendah, dan karena Anda hanya mengkonsumsi sedikit maka dampak kepada bayi mungkin tidak seburuk yang Anda bayangkan.

Disalin dari laman https://doktersehat.com/ibu-hamil-tidak-boleh-makan-tape/ dijelakan adanya dampak atau resiko memakan tape bagi ibu hamil diantaranya:
Sumber gambar: https://mommiesdaily.com/2016/07/01/kiat-tampil-gaya-nyaman-saat-hamil-dan-sesudah-melahirkan/

1. Meningkatkan risiko penyakit kuning
Saat ibu hamil hamil mengonsumsi alkohol, janin di dalam kandungan bisa mendapatkan risiko penyakit kuning. Ketika ibu hamil memakan tape, maka zat nutrisi yang ada di dalam tape juga akan masuk ke tubuh janin lewat plasenta.

Padahal, organ tubuh janin masih dalam tahap perkembangan dan belum mampu menjalankan fungsinya. Sehingga berapapun jumlah kadar alkoholnya, tubuh bayi belum bisa menyaring. Hal ini akan mendatangkan bakteri toksoplasma yang menyebabkan bayi terkena penyakit kuning.

2. Kegagalan fungsi hati
Hati merupakan salah satu organ yang berfungsi untuk menetralkan racun dan membantu mengeluarkannya lewat urine. Sayangnya mengonsumsi tape saat hamil bisa meningkatkan risiko gagalnya fungsi hati.

3. Menyebabkan Attention Deficit Hyperactive Disorder (ADHD)
Beberapa pakar kesehatan mengatakan jika tape dikonsumsi ibu hamil akan menyebabkan Attention Deficit Hyperactive Disorder (ADHD). ADHD adalah suatu kelainan pada janin yang menyebabkan bayi ketika dilahirkan dan tumbuh besar, ia akan mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi. Hal ini menjadikan anak hiperaktif dan tak bisa fokus ketika ia besar nanti.

4. Kecacatan fisik
Saat tape dikonsumsi oleh ibu hamil, ia bisa menyebabkan Foetal Alcohol Spectrum Disorder (sering disingkat FAS) pada bayi. Ibu yang gemar mengonsumsi tape dengan kandungan kadar alkohol tinggi terutama pada usia kehamilan trimester akhir akan berpotensi melahirkan anak yang cacat.

Kecacatan pada bayi disebabkan adanya sindrom yang membuat pertumbuhan selnya menjadi terhambat saat di dalam rahim. Sindrom FAS sendiri sering mengakibatkan anak Anda mengalami pertumbuahan organ kepala yang terlampau mungil, kelainan pada wajah, lambat berbicara, serta gangguan-gangguan lain dalam belajar dan berperilaku.

5. Mual dan muntah
Pembuatan makanan yang di lakukan dengan fermentasi akan menimbulkan gas pada makanan tersebut. Salah satu efek yang timbul seusai Anda memakan tape adalah perasaan tidak enak di ulu hati. Gas ini akan membuat Anda untuk muntah secara berlebihan atau di kenal sebagai hiperemesis gravidarum.

Meski belum ada penelitian yang mengungkapkan dampak tape pada janin, langkah terbaik yang bisa Anda lakukan adalah menghindari konsumsi tape untuk mencegah timbulnya permasalahan pada kehamilan Anda, mengingat tape memiliki efek samping yang lebih besar ketimbang manfaatnya.

Tidak ada komentar:

×
Berita Terbaru Update