Apakah Monyet Mengalami Siklus Menstruasi Seperti manusia? -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Apakah Monyet Mengalami Siklus Menstruasi Seperti manusia?

| 23.10.25 WIB | 0 Views
Pada saat saya menjelaskan pokok bahasan sistem reproduksi di kelas sebelas semester genap peserta didik sangat antusias, maklumlah karena yang dipelajari berkaitan dengan sistem reproduksi yang ada pada diri mereka dan kita semua. Namun ada juga dari mereka yang mesem-mesem karena merasa sungkan.
Setelah selesai menjelaskan sub materi siklus menstruasi pada manusia, peserta didik ada yang bertanya apakah hewan mamalia juga mengalami menstruasi?

Inilah jawabanya
Di salin dari laman https://www.hipwee.com
Ternyata, hewan kayak kelelawar juga mengalami haid via https://www.quora.com
Normalnya, wanita memang mengalami menstruasi setiap bulannya. Menstruasi terjadi ketika sel telur yang diproduksi gagal dibuahi, sehingga ia luruh bersama lapisan dinding rahim dalam bentuk darah. Proses ini wajar terjadi pada manusia. Sebagai bagian dari proses reproduksi, apakah binatang yang juga bisa hamil dan melahirkan, akan mengalami menstruasi juga?

Sejumlah binatang ternyata juga mengalami menstruasi. Tapi hewan-hewan tersebut nggak pernah kelihatan mengeluarkan darah atau menderita seperti wanita setiap bulannya.
Selain manusia, ternyata seluruh primata juga mengalami menstruasi, seperti monyet, gorila, simpanse, dan siamang
Primata juga menstruasi via www.internationalprimatologicalsociety.org
Nggak cuma spesies primata aja, hewan lain yang juga mengalami haid adalah gajah dan kelelawar
Kelelawar menstruasi via www.worldatlas.com
Bahkan anjing dan kucing juga menstruasi. Tapi kita mungkin nggak sadar karena memang keluar darahnya cuma sedikit
Tikus dan kuda tidak mengalami perdarahan sama sekali saat menstruasi.
Kenapa beda-beda? Padahal menstruasi juga sebagai proses reproduksi, atau persiapan menghasilkan keturunan
Ternyata ada sejumlah alasan yang melatarbelakangi. Kalau seperti yang dibilang John J Rasweiler IV, profesor di State University of New York, kemungkinan karena hewan tertentu ukurannya memang lebih kecil dibanding manusia. Contohnya kelelawar, karena ukurannya lebih kecil, pembuluh darahnya pun lebih kecil, jadi ya nggak mungkin juga binatang sekecil itu mengeluarkan darah sebanyak manusia.
Alasan lain karena memang tubuh mereka didesain supaya bisa mengontrol seberapa banyak darah haid yang keluar, seperti kata Deena Emera dari Yale University, dalam penelitiannya
Mengontrol dinding rahimnya sendiri via malct32.blogspot.com
Sejumlah hewan betina memang bisa mengontrol penebalan dan penipisan dinding rahimnya sendiri, “trik” ini disebut ‘spontaneous decidualisation‘.
“Trik” di atas katanya berguna buat melindungi ibu dari janin yang agresif. Soalnya ketika embrio berhasil terbentuk, pada hewan seperti primata, mereka ini akan memaksa masuk ke dinding rahim buat mendapatkan nutrisi
Dan rupanya, tipikal embrio manusia pun begitu, tapi kita diatur supaya bisa tetap hidup meski nutrisi diambil si embrio. Beda sama sejumlah primata, yang mana ibunya bisa saja mati gara-gara keegoisan bakal anaknya. Maka dari itu, mereka terpaksa meluruhkan dinding rahimnya sendiri.

Nah, kalau ada hewan yang nggak pernah kelihatan datang bulan, bisa jadi dinding rahimnya tipis, jadi tubuhnya akan menyerap sel telur nggak dibuahi itu

Beda sama manusia, primata, dan sejumlah mamalia –seperti gajah– yang punya dinding rahim yang cukup tebal. Itulah kenapa kita “berdarah” setiap bulannya
Apakah hewan-hewan yang menstruasi ini merasakan PMS seperti manusia? Ternyata pernah ada penelitiannya tahun 1980 yang dilakukan pada babon
Sayangnya, ilmuwan nggak bisa mengukur sejauh mana si babon ini merasakannya. Apakah ia sebenarnya kesakitan, atau nggak sama sekali.

Artikel asli ini berjudul Mengenal Lebih Jauh Menstruasi Pada Binatang. Kenapa Mereka Nggak Perlu Pembalut Kayak Kita, Ya? Menstruasi pada binatang

24 Februari 2019

Author : Darin Rania

Sumber : https://www.hipwee.com

Baca Juga

Tidak ada komentar:

×
Berita Terbaru Update