Mikrosporogenesis dan Megasporogenesis pada Tumbuhan Berbiji -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Mikrosporogenesis dan Megasporogenesis pada Tumbuhan Berbiji

| 19.10.25 WIB | 0 Views
Sama seperti manusia dan hewan, tumbuhan juga membentuk gamet. Proses gametogenesis pada tumbuhan berbiji dibagi menjadi dua, yaitu mikrosporogenesis dan megasporogenesis. Apa beda keduanya dan bagiamana saja tahapannya?

1. Mikrosporogenesis
Mikrosporogenesis merupakan proses pembentukan gamet jantan. Terjadi di dalam kepala sari. Di dalam kepala sari, terdapat kantung serbuk sari yang di dalamnya ada berbagai sel-sel induk serbuk sari (mikrospora) yang diploid.
Tahapan pembentukan mikrosporogenesis
Adapun tahapan pembentukan mikrosporogenesis secara lengkap adalah sebagai berikut:
Sel induk mikrospora melakukan pembelahan meiosis I dan menghasilkan sepasang sel haploid.
Sepasang sel haploid membelah meiosis II menghasilkan 4 mikrospora haploid yang berkelompok menjadi satu (tetrad).
Setiap mikrospora mengalami pembelahan kariokinesis sehingga menghasilkan 2 inti haploid. Yaitu inti vegetatif (inti saluran serbuk sari) dan inti generatif.
Inti generatif membelah secara mitosis sehingga membentuk dua inti sperma yang dikenal dengan inti generatif I dan inti generatif II.

2. Megasporogenesis

Megasporogenesis merupakan pembentukan gamet betina. Berlangsung di dalam ovarium (bakal buah). Di dalam ovarium, terdapat bakal biji (ovulum) yang mengandung sel induk megaspora.
Tahapan megesporogenesis
Tahapan megasporogenesis lengkap pada tumbuhan berbiji meliputi:
Sebuah sel induk megaspora dengan inti diploid di ovarium mengalami pembelahan meiosis I dan menghasilkan dua sel haploid.
Kedua sel haploid tersebut mengalami pembelahan meiosis II sehingga menghasilkan 4 megaspora haploid.
Tiga anakan di antaranya mengalami degenerasi (mati).
Megaspora yang masih hidup mengalami 3 kali mitosis diikuti kariokinesis tanpa sitokinesis dan dihasilkan sel besar (kandung lembaga muda) dan 8 inti haploid.
8 inti anakan tersebut adalah 2 kandung lembaga sekunder, 3 antipoda, 2 sel sinergid, dan 1 ovum.

Baca Juga

Tidak ada komentar:

×
Berita Terbaru Update