Sumber gambar : https://kumparan.com
Sintesis protein merupakan proses dalam merubah asam amino menjadi protein tubuh manusia. Dalam proses ini membutuhkan peran DNA dan RNA maupun enzim.
Proses Sintesis Protein
Pada umumnya, proses sintesis protein dapat dibagi kedalam 2 tahapan diantaranya:
1. Tahap Transkripsi
Transkripsi yakni tahapan DNA membentuk RNA dari salah satu rantai DNA sense (rantai cetakan), rantai lain disebut anti sense.
Dalam proses transkripsi dibagi menjadi 3 tahap, yakni tahap inisiasi, elongasi dan terminasi.
Tahap Inisiasi (Permulaan)
Proses transkripsinya dimulai dari promoter yakni wilayah DNA yang dimanfaatkan untuk tempat melekatnya RNA polimerase melakukan transkripsi.
Fungsi Promoter adalah untuk menentukan tempat dimulainya transkripsi dan menentukan salah satu rantai DNA yang akan digunakan sebagai cetakan.
Tahap Pemanjangan
Saat RNA polimerase telah membuka rantai ganda milik DNA, RNA pun akan menyusun suatu uraian nukleotida-nukleotida RNA.
Tahap Akhir
Sesudah proses transkripsi usai, maka rantai DNA pun akan menyatu lagi seperti sebelumnya. Kemudian RNA polimerase dilepaskan dari rantai DNA. Lalu RNA yang lepas dari DNA dan membentuk RNA m baru.
2. Tahap Translasi
Proses translasi ialah proses dalam menerjemahkan kode kodon dari RNA m yang akan menjadi asam amino sehingga dapat membentuk protein.
Pada proses translasi dibagi menjadi 3 tahap seperti berikut ini:
Tahap Awal/Inisiasi
Unit kecil ribosom dapat mengikat mRNA yang telah membawa kode genetik bagi asam amino yang dibuat, sekaligus akan mengikat inisiator tRNA.
Didekat perlekatan terdapat koson Start (AUG) membawa kode untuk asam amino Metionin, dimulainya sintesis protein.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar