Stimulus I
Saccharomyces cerevisiae, dikenal luas sebagai ragi pembuat bir atau ragi roti, adalah jamur bersel tunggal dari filum Ascomycota yang memiliki peran sangat penting dalam bioteknologi pangan. Secara struktural, S. cerevisiae adalah eukariotik dengan ukuran sel 5-10 mikrometer. Selnya memiliki dinding sel yang tersusun dari glukan dan kitin, sebuah membran plasma, sitoplasma, vakuola, dan inti sel yang mengandung materi genetik. Reproduksi jamur ini terjadi melalui proses pertunasan (budding), di mana sel anak tumbuh dari sel induk dan kemudian memisahkan diri. Morfologi dan fisiologi yang sederhana namun efisien ini membuatnya menjadi model organisme yang ideal dalam penelitian biologi seluler dan genetika.
Manfaat utama Saccharomyces cerevisiae terletak pada kemampuannya untuk melakukan fermentasi alkohol. Dalam kondisi anaerobik (tanpa oksigen), jamur ini mengonversi gula (glukosa, fruktosa) menjadi etanol dan karbon dioksida (CO2). Proses ini dimanfaatkan secara masif dalam industri pembuatan roti, di mana CO2 yang dihasilkan berfungsi sebagai agen pengembang yang membuat adonan mengembang dan menjadi ringan. Di sisi lain, produksi etanol sangat vital dalam industri minuman beralkohol seperti bir dan wine. Selain itu, S. cerevisiae juga menjadi sumber nutrisi penting, terutama vitamin B, dan sering digunakan sebagai suplemen probiotik untuk mendukung kesehatan pencernaan.
1. Saccharomyces cerevisiae sangat penting dalam industri roti dan bir. Meskipun kedua produk ini berbeda, proses biokimia yang dilakukan oleh S. cerevisiae adalah sama. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat menjelaskan kesamaan peran tersebut?
A. Memecah protein kompleks menjadi asam amino.
B. Mengubah gula menjadi karbon dioksida dan air.
C. Menghasilkan senyawa antibakteri untuk pengawetan.
D. Mengonversi gula menjadi etanol dan karbon dioksida.
E. Menurunkan kadar lemak dalam bahan baku.
2. Tentukan pernyataan dibawah ini benar atau salah berdasarkan stimulus I
3. Soal Menjodohkan – Jodohkan tabel soal kolom A dan jawabanKolom B berdasarkan analisis mekanisme kerja jamur.
Soal Pilihan Ganda Kompleks – (Pilih 3 jawaban yang benar)
4. Struktur tubuh jamur yang berfungsi sebagai alat penyerap nutrisi dari substrat adalah…
A. Hifa
B. Miselium
C. Sporangium
D. Rizoid
E. Konidiofor
Stimulus II
Simbiosis Mikoriza: Kolaborasi Bawah Tanah yang Menguntungkan
Mikoriza adalah simbiosis mutualisme antara jamur dan akar tanaman. Istilah "mikoriza" sendiri berasal dari bahasa Yunani, mykes (jamur) dan rhiza (akar), secara harfiah berarti "akar jamur." Hubungan ini sangat menguntungkan bagi kedua belah pihak. Jamur, yang memiliki jaringan hifa sangat luas, mampu menjangkau dan menyerap air serta unsur hara seperti fosfor dan nitrogen dari area tanah yang sulit dijangkau oleh akar tanaman. Jamur kemudian mentransfer nutrisi ini ke tanaman inang. Sebagai imbalannya, tanaman yang melakukan fotosintesis menyediakan karbohidrat, seperti gula, kepada jamur untuk bertahan hidup. Kolaborasi ini seringkali menjadi kunci vital bagi pertumbuhan tanaman, terutama di lingkungan yang miskin nutrisi.
Ada dua jenis mikoriza utama: ektomikoriza dan endomikoriza. Ektomikoriza membentuk selubung padat (mantle) di sekeliling ujung akar dan hifanya menyebar ke dalam ruang antar sel korteks akar, tetapi tidak menembus dinding sel. Jenis ini umumnya ditemukan pada pohon-pohon berkayu seperti pinus dan oak. Sebaliknya, endomikoriza menembus dinding sel akar dan membentuk struktur percabangan di dalam sel korteks yang disebut arbuskula atau vesikel. Endomikoriza adalah jenis yang paling umum, ditemukan pada sekitar 80% spesies tanaman, termasuk tanaman pertanian seperti jagung, kedelai, dan gandum. Kehadiran mikoriza secara signifikan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap kekeringan, penyakit, dan stres lingkungan lainnya, menjadikannya faktor penting dalam ekosistem alam dan praktik pertanian berkelanjutan.
5. Seorang peneliti menemukan sebuah jamur mikoriza yang membentuk selubung padat di sekeliling ujung akar pinus, dan hifanya tumbuh di ruang antar sel korteks akar. Jamur ini termasuk jenis...
A. arbuskula
B. vesikel
C. endomikoriza
D. ektomikoriza
E. saprofit
6. Seorang petani di lahan yang miskin fosfor ingin meningkatkan hasil panennya tanpa menggunakan pupuk kimia berlebihan. Solusi yang paling tepat dan berkelanjutan berdasarkan artikel adalah...
A. menyiram tanaman dengan lebih banyak air.
B. membiakkan jamur ektomikoriza di lahan tersebut.
C. menginokulasi tanah dengan jamur endomikoriza.
D. menanam tanaman yang tidak memiliki hubungan mikoriza.
E. meningkatkan jumlah karbon dioksida di sekitar tanaman.
7. Jodohkanlah pernyataan di kolom A dengan istilah yang paling sesuai di kolom B.
Soal Pilihan Ganda Kompleks – (Pilih 3 jawaban yang benar)
8. Saat terjadi kekeringan, tanaman dengan mikoriza menunjukkan tingkat kelayuan yang lebih rendah dibanding tanaman tanpa mikoriza. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh…
A. Hifa mikoriza membantu menyimpan air
B. Penyerapan air tetap berlangsung walau tanah kering
C. Mikoriza meningkatkan tekanan turgor daun
D. Adanya produksi enzim hidroksilase oleh akar
E. Peningkatan pertukaran ion antara tanaman dan jamur
Stimulus III
Trichoderma adalah genus fungi saprofit yang memiliki beragam peran penting, terutama dalam bidang pertanian dan bioteknologi. Jamur ini sering ditemukan di tanah dan berinteraksi erat dengan sistem perakaran tanaman. Ciri khasnya adalah pertumbuhan yang cepat dan kemampuannya untuk beradaptasi di berbagai kondisi lingkungan. Secara morfologi, Trichoderma membentuk koloni yang berwarna hijau atau hijau kekuningan karena produksi spora aseksualnya yang disebut konidia. Jamur ini juga menghasilkan enzim ekstraseluler, seperti selulase dan kitinase, yang membantunya mendegradasi materi organik dan bersaing dengan mikroorganisme lain di lingkungannya. Kemampuan ini menjadi kunci perannya sebagai agen biokontrol dan promotor pertumbuhan tanaman.
Peranan utama Trichoderma dalam pertanian adalah sebagai agen biokontrol yang efektif melawan patogen tanaman, seperti Sclerotinia, Pythium, dan Rhizoctonia. Trichoderma mengendalikan patogen melalui beberapa mekanisme, yaitu mikoparasitisme (menyerang dan memakan patogen lain), antibiosis (menghasilkan senyawa antibiotik yang menghambat pertumbuhan patogen), kompetisi (bersaing untuk mendapatkan nutrisi dan ruang) dan induksi ketahanan tanaman (mengaktifkan respons pertahanan tanaman). Selain itu, Trichoderma juga bertindak sebagai pemacu pertumbuhan tanaman dengan cara meningkatkan ketersediaan nutrisi di tanah, memproduksi hormon pertumbuhan, dan menginduksi ketahanan sistemik pada tanaman. Penggunaan Trichoderma dapat mengurangi ketergantungan pada fungisida kimia, menjadikan praktik pertanian lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
9. Berikut ini merupakan mekanisme Trichoderma dalam mengendalikan pathogen adalah….
A. Mikroparasitisme
B. Antibiosis
C. Kompetisi
D. Induksi ketahanan tanaman
E. Predasi
10. Tentukan pernyataan berikut benar atau salah berdasarkan stimulus III
Soal Pilihan Ganda Kompleks – (Pilih 3 jawaban yang benar)
11. Dalam uji laboratorium, koloni Trichoderma menunjukkan pertumbuhan sangat cepat meskipun nutrisi terbatas. Ciri yang paling mendukung kemampuan tersebut adalah…
A. Hifa yang mampu tumbuh agresif dan menutupi patogen
B. Kemampuan mengurai bahan organik melalui enzim selulase
C. Hidup sebagai parasit obligat pada tanaman
D. Produksi metabolit sekunder yang bersifat toksik bagi kompetitor
E. Memiliki hifa bersekat dengan banyak inti
Stimulus IV
Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) adalah salah satu jenis jamur yang paling populer dan banyak dibudidayakan di seluruh dunia. Dikenal karena bentuknya yang menyerupai kipas atau tiram, jamur ini memiliki warna yang bervariasi, mulai dari putih, abu-abu, hingga coklat muda. Jamur tiram sangat dihargai dalam dunia kuliner karena teksturnya yang lembut dan rasanya yang gurih, menjadikannya bahan serbaguna untuk berbagai hidangan, mulai dari tumisan, sup, hingga diolah menjadi lauk pengganti daging. Selain lezat, jamur tiram juga kaya akan nutrisi yakni mengandung protein, serat, vitamin B, dan mineral seperti zat besi dan seng. Proses budidayanya yang relatif mudah dan cepat, serta nilai ekonominya yang tinggi, membuat jamur tiram menjadi pilihan favorit bagi para petani jamur skala kecil maupun besar.
Berikut adalah grafik provinsi yang menghasilkan jamur tiram tertinggi di Indonesia berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) :
12. Nutrisi yang tidak terkandung pada jamur tiram adalah, …
A. Protein
B. Vitamin B
C. Vitamin C
D. Zat Besi
E. Seng
13. Provinsi di luar Pulau Jawa dengan produksi jamur tiram tertinggi adalah...
A. DI Yogyakarta
B. Sumatra Utara
C. Lampung
D. Sumatra Selatan
E. Riau
14. Menurut grafik, bagaimana perbandingan produksi jamur tiram antara Sumatra Utara dan Lampung?
A. Sumatra Utara lebih rendah dari Lampung
B. Sumatra Utara lebih tinggi dari Lampung
C. Produksi keduanya sama
D. Lampung memiliki produksi dua kali lipat dari Sumatra Utara
E. Grafik tidak memberikan data untuk perbandingan ini
Soal Pilihan Ganda Kompleks – (Pilih 3 jawaban yang benar)
15. Mengapa jamur tiram menjadi salah satu komoditas pertanian yang diminati petani?
A. Proses budidayanya mudah dan cepat
B. Waktu panen sangat lama sehingga lebih menguntungkan
C. Bernilai ekonomi tinggi di pasaran
D. Tidak membutuhkan media tanam sama sekali
E. Banyak dikonsumsi sehingga permintaannya stabil
Bakteri si Kecil Yang Perkasa
Bakteri adalah organisme bersel satu yang termasuk ke dalam kelompok prokariot, yaitu makhluk hidup yang tidak memiliki membran inti. Meskipun ukurannya sangat kecil dan hanya dapat dilihat menggunakan mikroskop, bakteri memiliki peranan yang sangat besar dalam kehidupan di bumi. Struktur sel bakteri jauh lebih sederhana dibandingkan sel eukariot, tetapi mereka mampu hidup dan berkembang biak dengan sangat cepat pada berbagai kondisi lingkungan.
Struktur dasar bakteri terdiri atas membran plasma, sitoplasma, dinding sel, dan material genetik berupa DNA sirkular yang disebut nukleoid. Selain itu, beberapa bakteri memiliki kapsul untuk melindungi diri dari kondisi ekstrem atau serangan sistem imun. Bakteri juga dapat memiliki flagel untuk bergerak dan pili untuk menempel pada permukaan tertentu.
Berdasarkan bentuknya, bakteri dibedakan menjadi tiga kelompok utama: kokus (bulat), basil (batang), dan spiril (spiral). Dari segi cara memperoleh energi, bakteri juga sangat beragam. Ada bakteri autotrof yang dapat membuat makanannya sendiri, baik melalui fotosintesis maupun kemosintesis. Sementara itu, bakteri heterotrof memperoleh energi dengan menguraikan bahan organik dari lingkungan.
Perkembangbiakan bakteri umumnya terjadi melalui pembelahan biner, yaitu satu sel membelah menjadi dua sel identik. Proses ini dapat berlangsung sangat cepat, bahkan beberapa bakteri mampu membelah setiap 20 menit dalam kondisi ideal. Kecepatan perkembangbiakan tersebut membuat bakteri mudah menyebar dan beradaptasi.
Bakteri memiliki peranan penting dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Di bidang kesehatan, bakteri dapat memberikan dampak positif maupun negatif. Contoh bakteri yang menguntungkan adalah Lactobacillus yang membantu proses pencernaan dan digunakan dalam pembuatan yogurt. Bakteri lain seperti Rhizobium berperan dalam mengikat nitrogen di tanah sehingga meningkatkan kesuburan tanah. Dalam industri, bakteri dimanfaatkan untuk membuat antibiotik, keju, cuka, hingga obat-obatan tertentu.
Namun, tidak semua bakteri bersifat menguntungkan. Beberapa bakteri dapat menyebabkan penyakit pada manusia, hewan, maupun tumbuhan. Misalnya, Mycobacterium tuberculosis menyebabkan penyakit tuberkulosis, Salmonella dapat mengakibatkan keracunan makanan, dan Xanthomonas menimbulkan penyakit pada tanaman. Untuk mengendalikan bakteri berbahaya, manusia menggunakan antibiotik. Akan tetapi, penggunaan antibiotik yang tidak bijak dapat menimbulkan resistensi bakteri, yaitu kemampuan bakteri bertahan dari obat yang seharusnya membunuhnya.
Secara keseluruhan, bakteri adalah organisme yang sederhana tetapi memiliki pengaruh besar bagi kehidupan. Dengan memahami karakteristik, manfaat, dan bahayanya, kita dapat memanfaatkan bakteri secara lebih bijak dan mengurangi risiko yang ditimbulkannya.
Soal Pilihan Ganda Kompleks – (Pilih 3 jawaban yang benar)
16. Guru biologi meminta siswa mengidentifikasi bakteri yang mampu bergerak cepat di lingkungan berair. Ciri-ciri berikut paling mendukung kemampuan tersebut…
A. Adanya flagel
B. Bentuk spiral (spirillum)
C. Bentuk batang (basilus)
D. Struktur kapsul yang licin
E. Dinding sel peptidoglikan tebal
17. Suatu percobaan dimulai dengan 15 bakteri. Jika bakteri membelah setiap 20 menit, berapa jumlah bakteri setelah 1 jam 20 menit?
A. 120
B. 240
C. 480
D. 960
E. 1.920
18. Jika seorang petani menggunakan pupuk kimia terus-menerus hingga membunuh bakteri Rhizobium di tanahnya, apa dampak jangka panjang yang kemungkinan terjadi?
A. Tanaman tumbuh lebih cepat karena tidak ada bakteri pengganggu
B. Tanah menjadi kaya nitrogen sehingga subur
C. Tanah mengalami penurunan kemampuan mengikat nitrogen alami
D. Jumlah hama meningkat akibat hilangnya bakteri baik
E. Tanah menjadi lebih basah karena berkurangnya organisme pengurai
Soal Pilihan Ganda Kompleks – (Pilih 3 jawaban yang benar)
19. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa keberadaan bakteri tertentu dalam tanah dapat meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan. Manakah kombinasi bakteri berikut yang paling berperan langsung dalam meningkatkan kesuburan tanah?
A. Rhizobium
B. Nitrosomonas
C. Nitrobacter
D. Lactobacillus
E. Salmonella
20. Jodohkanlah pernyataan di kolom A dengan istilah yang paling sesuai di kolom B.
21. Bila bakteri dapat membelah setiap 20 menit dalam kondisi ideal, apa implikasinya terhadap penanganan penyakit yang disebabkan bakteri?
A. Penyakit mudah hilang karena bakteri cepat mati
B. Pengobatan dapat dilakukan tanpa antibiotik
C. Penyakit dapat menyebar lebih cepat jika tidak ditangani tepat waktu
D. Bakteri tidak dapat bermutasi menjadi lebih kuat
E. Pasien akan kebal terhadap semua jenis bakteri
22. Tentukan pernyataan dibawah ini benar atau salah
23. Jika penggunaan antibiotik dilakukan secara berlebihan, bagaimana hal tersebut dapat memengaruhi kesehatan masyarakat secara luas?
A. Bakteri menjadi lebih mudah dikendalikan
B. Resistensi antibiotik meningkat sehingga infeksi menjadi sulit diobati
C. Semua bakteri menguntungkan mati, tetapi bakteri merugikan tetap aman
D. Antibiotik menjadi lebih murah diproduksi
E. Tidak ada perubahan signifikan bagi kesehatan masyarakat
24. Seorang siswa menemukan bakteri yang memiliki flagel dan dapat bergerak cepat menuju sumber nutrisi. Berdasarkan sifat tersebut, apa kesimpulan paling logis?
A. Bakteri tersebut otomatis bersifat patogen
B. Bakteri ini tidak memiliki dinding sel
C. Flagel membantu bakteri beradaptasi untuk mencari makanan
D. Bakteri tersebut tidak mungkin hidup tanpa cahaya
E. Bakteri merupakan organisme eukariotik
25. Jika suatu lingkungan tercemar minyak dan ditemukan bakteri yang mampu menguraikan senyawa tersebut, bagaimana pemanfaatan bakteri ini dapat membantu manusia?
A. Menghentikan semua aktivitas industri minyak
B. Menjadikan bakteri tersebut sebagai sumber energi alternatif
C. Digunakan dalam bioremediasi untuk membersihkan pencemaran
D. Mengurangi kebutuhan akan mikroorganisme lain
E. Mengubah minyak menjadi bahan bakar langsung tanpa proses tambahan
Teks Literasi: Ciri-Ciri, Penyusun, dan Fungsi Bakteri
Bakteri adalah organisme bersel satu yang termasuk dalam kelompok prokariot, yaitu makhluk hidup yang tidak memiliki membran inti. Ukurannya sangat kecil, umumnya hanya beberapa mikrometer, sehingga hanya dapat dilihat menggunakan mikroskop. Meskipun tampak sederhana, bakteri memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi dan dapat ditemukan hampir di semua tempat, mulai dari tanah, air, udara, hingga tubuh makhluk hidup.
Salah satu ciri utama bakteri adalah bentuknya yang beragam. Bentuk bakteri dapat berupa kokus (bulat), basil (batang), dan spiril (spiral). Beberapa bakteri dapat berkelompok, misalnya membentuk rantai atau koloni. Selain bentuk, bakteri juga memiliki keberagaman dalam cara bergerak. Ada bakteri yang memiliki flagel, yaitu struktur seperti cambuk yang membantu gerak aktif, tetapi ada pula yang tidak memiliki alat gerak dan hanya berpindah secara pasif.
Bakteri memiliki struktur penyusun yang khas. Mereka memiliki dinding sel yang tersusun dari peptidoglikan, yaitu senyawa kompleks yang memberikan kekuatan dan bentuk pada sel. Di dalamnya terdapat membran plasma yang berfungsi mengatur keluar masuknya zat. Sitoplasma bakteri berisi ribosom berukuran 70S yang berperan dalam sintesis protein. Materi genetik bakteri berupa DNA sirkular yang terletak pada daerah yang disebut nukleoid. Selain itu, banyak bakteri memiliki plasmid, yaitu DNA tambahan berukuran kecil yang membawa gen tertentu, seperti gen resistensi antibiotik. Pada kondisi lingkungan yang ekstrem, beberapa bakteri dapat membentuk endospora yang sangat tahan terhadap panas, kekeringan, dan bahan kimia.
Dalam hal fungsi, bakteri memiliki peran besar bagi kehidupan di bumi. Beberapa bakteri memberikan manfaat langsung bagi manusia. Contohnya, bakteri pengurai berperan dalam memecah sisa makhluk hidup sehingga mengembalikan unsur hara ke tanah. Bakteri seperti Rhizobium mampu mengikat nitrogen dari udara dan mengubahnya menjadi senyawa yang dapat diserap tanaman, sehingga membantu kesuburan tanah. Dalam industri pangan, bakteri Lactobacillus digunakan dalam proses fermentasi untuk membuat yogurt, keju, dan beberapa makanan lainnya. Pada bidang kesehatan dan farmasi, bakteri dimanfaatkan untuk memproduksi antibiotik, vitamin, serta hormon hasil rekayasa genetika seperti insulin.
Namun, bakteri juga dapat menimbulkan dampak negatif. Beberapa bakteri bersifat patogen dan dapat menyebabkan penyakit pada manusia, hewan, maupun tumbuhan. Meski demikian, pemahaman mengenai struktur, ciri-ciri, dan fungsinya membantu manusia memanfaatkan bakteri dengan lebih optimal sambil tetap mengendalikan risiko yang ditimbulkan.
26. Jika bakteri tidak memiliki dinding sel yang tersusun dari peptidoglikan, apa dampak terbesar terhadap kemampuan bertahannya di lingkungan?
A. Bakteri tidak dapat menghasilkan energi
B. Bakteri kehilangan kemampuan berkembang biak
C. Bakteri menjadi lebih rentan terhadap tekanan osmotik
D. Bakteri tidak dapat melakukan fermentasi
E. Bakteri berubah menjadi organisme eukariot
27. Dalam kondisi ekstrem, bakteri dapat membentuk endospora. Jika kemampuan ini hilang akibat mutasi, apa konsekuensi yang paling mungkin?
A. Bakteri menjadi lebih cepat membelah
B. Bakteri menjadi tidak berbahaya bagi manusia
C. Bakteri tidak mampu bertahan hidup di lingkungan panas dan kering
D. Bakteri kehilangan DNA sirkularnya
E. Bakteri otomatis berubah bentuk menjadi kokus
28. Seorang petani tidak lagi menanam tanaman polong-polongan di lahannya. Dalam jangka panjang, bagaimana hal ini memengaruhi tanah terkait keberadaan bakteri Rhizobium?
A. Tanah menjadi kaya nitrogen karena tidak ada simbiosis
B. Bakteri Rhizobium semakin aktif karena tidak terikat akar
C. Tanah berkurang unsur nitrogennya karena tidak ada bakteri pengikat nitrogen
D. Tanah berubah menjadi asam karena bakteri berkembang lebih cepat
E. Tidak ada perubahan berarti pada kandungan nitrogen tanah
29. Dalam industri pangan, bakteri Lactobacillus digunakan untuk fermentasi. Jika bakteri ini diganti dengan bakteri yang tidak menghasilkan asam laktat, apa dampak utamanya terhadap produk fermentasi?
A. Produk menjadi lebih cepat basi dan tidak mengental
B. Produk menjadi lebih keras dan tahan lama
C. Produk memiliki kadar nitrogen yang lebih tinggi
D. Produk berubah menjadi alkohol
E. Produk menjadi lebih asin dan kering
30. Jika plasmid pada bakteri hilang akibat pengaruh lingkungan, bagaimana hal tersebut berdampak pada kemampuan adaptasi bakteri?
A. Bakteri menjadi lebih cepat berfotosintesis
B. Bakteri kehilangan gen tambahan yang mungkin memberi resistensi terhadap antibiotik
C. Bakteri berubah bentuk menjadi spiral
D. Bakteri menghasilkan lebih banyak energi
E. Bakteri menjadi multiseluler
JAWABAN







Tidak ada komentar:
Posting Komentar