Protista merupakan suatu takson yang anggotanya sangat beragam. Anggotanya bukan hewan, bukan tumbuhan, bukan jamur, dan bukan prokariot. Semua anggota kingdom Protista merupakan eukariotik, mempunyai inti yang jelas dan organel yeng dikelilingi membrane. Respirasi terjadi secara aerobic. Hidup bebas di laut atau air tawar, atau parasit di cairan tubuh atau jaringan
Kingdom ini terdiri dari organisme tingkat rendah: protozoa, jamur lender, dan jamur air (dulu masuk ke dalam kingdom fungi), dan ganggang. Pada beberapa klasifikasi kingdom Protista terdiri dari semua organisme uniseluler tapi ini mengakibatkan kelompok ganggang terbelah karena ada ganggang multiseluler.
Protista Mirip Tumbuhan (Alga)
Protista mirip tumbuhan uniseluler, sering disebut juga sebagai fitoplankton. Sedangkan Protista mirip tumbuhan multiseluler sering disebut alga. Protista fotosintetik ini tersebar secara luas di lautan dan danau-danau. Walaupun sebagaian termasuk organisme mikroskopik. Organisme ini memiliki peran yang sangat penting.
Fitoplankton di lautan menyumbangkan sekitar 70% dari semua aktivitas fotosintesis yang ada di muka bumi ini, yaitu menyerap karbondoksida, mengisi atmosfer dengan oksigen, dan menyokong siklus kehidupan dalam kehidupan air.
Ciri-ciri alga:
1. Ukuran.
Ukurannya beraneka ragam, ada yang berukuran mikroskopis (tidak tampak mata telanjang) seperti navicula, ada juga yang berukuran sangat besar seperti Macrocystis yang mencapai puluhan meter.
2. Struktur dan fungsi tubuh
Alga ada yang uniseluler dan multiseluler uekariotik. Didalam sel terdapat kloroplas, dan jenis pigmen yang dominan sebagai dasar pengklasifikasiaanya.
3. Reproduksi
Alga bereproduksi secara seksual maupun aseksual. Reproduksi seksual melibatkan peleburan gamet yang berbeda jenis untuk membentuk sigot dan tumbuh menjadi individu baru. Reproduksi aseksual berlangsung dengan pembelahan inti, fragmentasi dan pembentukan spora.
4. Habitat
Alga hidup bebas diperairan seperti kolam, danau, rawa dan laut
Protista mirip tumbuhan, dibagi menjadi 7 filum, yaitu
1. Euglenophyta,
- Alga ini merupakan organisme uniseluler yang hidup diperairan tawar, misalnya di kolam atau danau.
- Bergerak bebas menggunakan flagela.
- Memiliki bintik mata
- Euglenophya memperlihatkan seperti tumbuhan karena memiliki klrofil a dan klorofil b sehingga dapat melangsungkan fotosintesis dan menghasilkan bahan organik yang disebut paramilon(sejenis tepung). Euglenophyta juga memiliki pigmen karotinoid dan xantofil.
- Euglenophyta juga memperlihatkan seperti hewan karena tidak memiliki dinding sel. Tubuh dibungkus oleh pelikel (suatu protein) sehingga bersifat lentur dan memungkinkan terjadinya perubahan bentuk.
Contoh Euglena sp
2. Pyrrophyta/alga api (Dinoflagellata)
Alga ini disebut alga api karena beberapa spesies mampu berpendar (fluorosen) sehingga laut tampak bercahaya pada malam hari. Misalnya Noctiluca.

Sumber gambar : http://nira15.blogspot.com/2012/07/ganggang-api-pyrrophytadinoflagellata.html
Selain itu beberapa spesies dapat mengakibatkan laut berwarna kemerahan, misalnya Gymnodinium dan Gonyaulax.

Sumber gambar : https://abaaaaaay.wordpress.com/2012/03/27/hubungan-biota-laut-dengan-warna-air-laut/
Alga ini juga disebut dinoflagelata karena sebagian besar anggotanya memiliki dua flagela yang terletak disamping atau ujung selnya.

Sumber gambar : https://www.turbosquid.com/3d-models/3d-model-of-noctiluca-sea/844187
3. Bacillariophyta (Diatomae),
Alga ini memiliki dinding sel berupa silika hidrat yang terdiri dari dua bagian yaitu Wadah (hipoteka) dan tutup (epiteka). Kloroplas berbentuk cakram, seperti huruf H, dan pipih. Memiliki korofil a, b, karotinoid dan xantofil.
Contoh Navicula, yang berguna untuk campuran semen, dinamit dan bahan penggosok

Sumber gambar : https://www.edubio.info/2014/10/protista-mirip-tumbuhan.html
4. Cryshophyta, alga keemasan
Warna emas dihasilkan oleh pigmen karotinoid dan xantofil. Alga ini juga memiliki pigmen klorofil a dan c, sebagian besar uniseluler. Reproduksi secara pembelahan biner pada alga uniseluler, dan pembentukan spora pada alga multiseluler. Reproduksi seksual melalui penyatuan dua jenis gamet
Contoh Ochromonas (uniseluler)
Sumber gambar https://biologigonz.blogspot.com/2012/06/ganggang-chrissophyta-keemasan.html
Contoh lain Dinobryon (alga keemasan multiseluler)

Sumber gambar https://id.wikipedia.org/wiki/Alga_keemasan
5. Phacophyta, alga coklat
Seluruh anggotanya merupakan organisme multiseluler, hidup dilaut. Warna coklat disebabkan oleh pigmen coklat (fukosantin) yang menyelubingi klorofil. Selain fukosantin alga ini juga memiliki pigmen klorofil a dan cserta karotinoid
Contoh : Laminaria dan Macrocystis, menghasilkan asam alginat, digunakan untuk membuat es krim, pil, tablet, salep, obat pembersih gigi, lotion.
6. Rhodophyta, alga merah
Sebagian besar multiseluler, talusnya seperti rumput. Warna merah disebabkan memiliki pigmen fikoeritrin, selain itu juga memiliki klorofil a, klorofil d, karoten dan fikosianin.
Contoh : Eucheuma spinosum dan Gelidium robustum (bahan agar-agar)
Gambar eucheuma spinosum
Glacillaria verrucosa dan Chondrus crispus (dikonsumsi sebagai bahan makanan)
Palmaria palmata dan Corallina mediterranea
7. Chlorophyta (alga hijau)
Berwarna hijau karena memiliki klorofil a dan b. Juga memiliki karotinoid.
Contoh Spirogyra

Gambar Spirogyra
Contoh lain Ulva, Chlorella, Volvox, Chlamidomonas




Tidak ada komentar:
Posting Komentar