Perubahan Lingkungan akibat Faktor Alam
Beberapa faktor alam yang dapat merusak lingkungan adalah bencana alam, seperti gunung meletus, gempa bumi, tsunami, kekeringan, kebakaran hutan, angin putting beliung, dan perubahan musim. Meskipun tidak dapat dipungkiri, seringkali bencana seperti banjir dan tanah longsor juga disebabkan oleh kecerobohan manusia, misalnya membuang sampah di sembarang tempat dan menebang pohon tanpa penanaman kembali.
Perubahan karena faktor alam sulit dilakukan pencegahan karena terjadi secara tiba-tiba. Perubahan lingkungan karena peristiwa alam dapat menimbulkan kerusakan serius terhadap lingkungan. Sebagai contoh, peristiwa tsunami yang mengubah kawasan permukiman menjadi porak-poranda, bahkan memengaruhi jumlah populasi makhluk hidup. Selain itu, peristiwa letusan gunung berapi juga mengakibatkan kematian berbagai jenis makhluk hidup.
Perubahan Lingkungan akibat Faktor manusia
Manusia memenuhi kebutuhan hidupnya dengan memanfaatkan sumber daya alam dan lingkungannya.
Sumber daya alam (SDA) itu berupa makanan, pakaian, perumahan, berbagai macam peralatan dan transportasi. Semakin besar populasi manusia dan semakin maju teknologinya, akan semakin banyak ragam dan jumlah sda yang diambil dan lingkungannya. Maka terjadilah kerusakan lingkungan dan pencemaran.
Beberapa aktivitaS manusia yang dapat mengakibatkan perubahan lingkungan sebagai berikut:
1. Pembukaan lahan.
Jumlah penduduk yang makin meningkat mengakibatkan kebutuhan akan tempat tinggal juga meningkat. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut dilakukan pembukaan lahan. Pembukaan lahan berarti menghilangkan beberapa komponen biotik pada suatu ekosistem. Peristiwa ini dapat mengakibatkan punahnya flora dan fauna tertentu, perubahan daur hidrologi, dan berkurangnya kesuburan tanah.
2. Aktivitas pertanian yang di ikuti dengan peningkatan penggunaan pestisida dan pupuk kimia yang berlebihan;
a. Penggunaan pestisida dapat mengakibatkan resistensi hama, terbunuhnya organisme bukan sasaran, adanya residu pestisida pada hasil panen, serta pencemaran air tanah.
b. Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan dapat mengakibatkan terganggunya penyerapan air oleh akar dan terjadinya eutrofikasi.
c. Penggunaan bibit unggul dengan sistem nonokultur akan mengurangi keanekaragaman makhluk hidup.
3. Eksploitasi sumber daya laut yang tidak ramah lingkungan;
a. Pemakaian bahan peledak
b. Penggunaan pukat harimau dapat mengganggu regenerasi ikan.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar