Bagaimana mamalia mendeteksi rasa yang berbeda? -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Bagaimana mamalia mendeteksi rasa yang berbeda?

| 7.1.26 WIB | 0 Views
Untuk menyelidiki dasar persepsi pengecapan mamalia, Ken Mueller, Bick Ryba, dan Charles Zuker menggunakan suatu zat kimia yang disebut fenil-B-D-Glukopiranosida (PBDG). Manusia menganggap rasa PBDG sangat pahit. Akan tetapi, mencit tampaknya tidak memiliki reseptor untuk PBDG. Meskipun menghindari meminum air yang mengandung rasa pahit lainnya, mencit tidak menolak meminum air yang mengandung PBDG.

Dengan menggunakan strategi pengklonan molekuler, Mueller menghasilkan mencit yang memiliki reseptor PBDG manusia pada sel-sel yang biasanya membuat reseptor manis atau reseptor pahit. Mencit diberi pilihan dua botol, yang satu diberi air murni dan yang lain diisi air yang mengandung PBDG pada konsentrasi yang bervariasi. Para peneliti kemudia mengamati apakah mencit tersebut tertarik atau menolak PBDG.

Hasil penelitian disajikan pada tabel berikut!
Dari penelitian tersebut para ahli menemukan bahwa keberadaan reseptor pahit pada sel-sel pengecap manis cukup untuk menyebabkan mencit terpikat pada zat kimia yag pahit. Mereka menyimpulkan bahwa otak manusia pastilah memperesepsikan rasa manis atau pahit semata-mata berdasarkan pada neuron sensoris mana yang terkativasi.


Campbell, Reece, dkk, BIOLOGI edisi Kedelapan Jilid 3, Erlangga, Jakarta, hal 272

Tidak ada komentar:

×
Berita Terbaru Update