Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup

| 11.1.26 WIB | 0 Views
Sistem klasifikasi pada mahluk hidup dibedakan menjadi 3 macam, yaitu sistem artifisial(buatan), sistem alami, dan sistem filogenik.

a. Sistem Artifisial (Buatan)
Sistem artifisial adalah sistem klasifikasi yang disusun berdasarkan adanya satu atau sedikit persamaan ciri morfologi, alat reproduksi, lingkunagn tempat tumbuh (habitat) dan daerah tempat penyebaran tanpa memperhatikan kesamaan strukturnya. Misalnya pengelompokan tumbuhan berdasarkan bentuk daun, warna bunga, habitat, dan daerah penyebarannya.

b. Sistem alami.
Sistem alami adalah sistem klasifikasi yang disusun berdasarkan adanya benyaknya persamaan ciri morfologi (bentuk luar) yang dimiliki oleh mahluk hidup. Misalnya Kuda, gajah, sapid an buaya dikelompokkan dalam hewan berkaki empat.

c. Sistem filogenik
Sistem filogenik, muncul setelah dikemukakan teori evolusi oleh Charles Robert Darwin tahun 1859, yang menyusun takson berdasarkan sifat morfologi, anatomi, fisiologi, dan jauh dekatnya hubungan kekerabatan antara takson yang satu dengan yang lainnya serta mengacu pada hubungan evolusioner nenek moyang dan keturunannya. Perhatikan diagram pohon filogenik hewan dan tumbuhan pada gambar berikut yang menunjukan urutan evolusi hewan dan tumbuhan.

Perkembangan sistem klasifikasi filogenik adalah sebagai berikut.
1) Sistem dua kingdom, diperkenalkan oleh Carolus Linaeus pada tahun 1735, yaitu kingdom Vegetabilia dan Animalia.

2) Sistem tiga kingdom, disusulkan oleh Haeckel pada tahun 1866, yaitu kingdom Protista, Plantae, dan Animalia.

3) Sistem empat Kingdom, dikemukakan oleh Herbert Copeland pada tahun 1956. Copeland menambahkan satu kingdom Protoctista, sehingga terdapat empat kingdom yaitu Monera Protoctista, Plantae dan Animalia.
Sumber gambar : https://docslide.net

4) Sistem lima kingdom, dikemukakan oleh Robert Whittaker pada tahun 1969 yang membagi Protoctista menjadi dua kingdom yaitu Protista dan fungi sehingga menjadi lima kingdom, meliputi Monera, Protista, Fungi, Plantae dan Animalia. Sebelumnya pada tahun 1937 Chatton mengusulkan pembagian mahlukhidup menjadi dua kelompok utama, yaitu Prokariota dan Eukariota yang didasarkan pada ada tidaknya membran inti sel.

5) Sistem enam Kingdom, diusulkan oleh Carl Woese pada tahun 1977. Woese membagi monera menjadi dua kingdom, yaitu Archaebacteria dan Eubachteria sehingga terdapat enam kingdom. Pada tahun 1990, Woese dan rekan-rekannya kembali mengusulkan sistem pengelompokkan mahluk hidup menjadi tiga domain, yaitu Bacteria (dari Eubackteria), Archaea (dari Archaebacteria) dan Eukarya( didalamnya terdapat Protista, Fungi, Plantae dan Animalia)

1. Takson dalam Sistem Klasifikasi.
Kelompok mahlukhidup yang terbentuk dari hasil pengklasifikasian disebut takson. Pembentukan takson berjenjang secara teratur. Untuk setiap tingkat takson diberi nama tertentu.

Tingkatan-tingkatan klasifikasi dari tingkatan tertinggi (kingdom) sampai tingkatan terendah (spesies) adalah sebagai berikut:
a. Kingdom (Dunia)
b. Filum/Devisio
Filum biasanya digunakan untuk hewan, sedangkan devisio digunakan untuk tumbuhan.
c. Kelas
d. Bangsa
e. Suku
f. Marga
g. Jenis.

Sumber : Nunung Nur Hayati dkk, BIOLOGI UNTUK SMA Kelas X, Irama Widya, Bandung,

Tidak ada komentar:

×
Berita Terbaru Update