Pentingkah Biologi itu? -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pentingkah Biologi itu?

| 19.10.25 WIB | 0 Views
Sumber gambar: https://www.ultimateprivat.co.id
Dengan mempelajari biologi kita dapat mengetahui tentang makhluk hidup, seperti tumbuhan, hewan, tubuh manusia, dan sistem yang menjalankan proses kehidupan. Biologi juga menjadi dasar untuk mempelajari ilmu-ilmu terapan yang lain. Dokter atau sarjana pertanian memerlukan pengetahuan biologi yang memadai. Petani dan peternakpun akan lebih baik jika memiliki pengetahuan tentang biologi. Saat ini biologi telah berkembang pesat sehingga muncul ilmu-ilmu baru yang diturunkan dari ilmu biologi. Genetika dan rekayasa genetik telah menjadi topik penting di abad ini karena pengaruhnya yang luar biasa terhadap kehidupan manusia.

Karakteristik ilmu biologi ditentukan oleh objek yang dipelajari dan permasalahan yang dikaji.
Objek yang dipelajari dalam ilmu biologi adalah makhluk hidup. Makhluk hidup memiliki karakteristik tersendiri jika dibandingkan dengan objek sains lainnya. Berikut adalah karakteristik dasar makhluk hidup.

1. Makhluk hidup disusun oleh sel.
Setiap makhluk hidup terdiri atas satu sel (uniseluler) atau banyak sel (multiseluler). Setiap sel itu dilindungi oleh membran yang memisahkannya dari lingkungan.

2. Makhluk hidup mengalami pertumbuhan dan perkembangan.
Makhluk hidup mengalami pertumbuhan, yaitu perubahan ukuran sel menjaadi semakin besar ataupun pertambahan jumlah sel. Pertambahan tinggi atau pertambahan berat suatu organisme merupakan tolok ukur pertumbuhan yang teramati oleh kita. Sejalan dengan pertumbuhan itu, sel-sel makhluk hidup itu mengalami perkembangan. Perkembangan itu meliputi perubahan sel menjadi bentuk yang berbeda dan mengalami suatu fungsi tertentu. Contoh proses perkembangan adalah setiap manusia berasal dari sel telur yang dibuahi oleh sel spermatozoid membentuk sigot. Sigot kemudian membelah membentuk jaringan embrional dan mengalami diferensiasi dilanjutkan dengan spesialisasi menjadi jaringan permanen dengan bentuk dan fungsi tertentu.

3. Makhluk hidup melakukan proses metabolisme.
Di dalam tubuh makhluk hidup terjadi beberapa reaksi penyusunan dan penguraian senyawa-senyawa yang disebut metabolisme. Metabolisme itu terjadi terus – menerus sehingga tubuh makhluk hidup selalu dalam keadaan homeostatis, yaitu keadaan lingkungan internal yang konstan dan seimbang.

4. Makhluk hidup memberikan respons terhadap rangsang.
Setiap makhluk hidup sensitif terhadap rangsang, baik yang berasal dari dalam maupun dari luar tubuh. Contoh rangsang yang diterima oleh makhluk hidup yang berasal dari dalam tubuh misalnya, haus dan lapar, sedangkan yang berasal dari luar tubuh antara lain perubahan warna, arah dan intensitas cahaya, suhu, kadar air, dan suara.

5. Makhluk hidup melakukan reproduksi.
Makhluk hidup dapat mempertahankan jenisnya karena kemampuannya melakukan reproduksi. Saat reproduksi, baik secara generatif maupun secara vegetatif materi hereditas yang berupa gen dari induk diariskan kepada keturunannya.

6. Makhluk hidup mampu beradaptasi dengan lingkungan.
Setiap makhuk hidup mampu beradaptasi dengan lingkungan sehingga dapat bertahan meskipun keadaan lingkungan senantiasa berubah.

Makhluk hidup mempunyai struktur yang sangat terorganisasi. Struktur kehidupan tersusun mulai dari yang paling sederhana, yaitu molekul, sel, jaringan, organ, individu, populasi, komunitas sampai yang paling luas dan kompleks, yaitu bioma. Oleh karena itu, kajian terhadap makhluk hidup dilakukan secara hirarkis, mulai dari tingkat molekul hingga bioma.

Menurut BSCS (Biological Science Curriculum Study, Meyer, 1980) biologi memiliki objek berupa kerajaan (kingdom) : Plantae (tumbuhan), Animalia (hewan), dan protista, ketiga objek tersebut dikaji dari tingkat molekul, sel, jaringan, organ, individu, populasi, komunitas, sampaitingkat bioma. Adapun persoalan yang dikaji meliputi 9 tema permasalahan yaitu sebagai berikut;
1. Biologi (sains) sebagai proses inkuiri (penyelidikan)
2. Sejarah konsep biologi
3. Evolusi
4. Keanekaragaman dan keseragaman
5. Genetika dan kelangsungan hidup
6. Organisme dan lingkungan
7. Perilaku
8. Struktur dan fungsi
9. Regulasi

Baca Juga

Tidak ada komentar:

×
Berita Terbaru Update