Persilangan hewan hibrida yang menghasilkan keturunan langka di dunia -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Persilangan hewan hibrida yang menghasilkan keturunan langka di dunia

| 19.10.25 WIB | 0 Views
Dalam dunia sains, para ilmuwan terus melakukan penelitian untuk menghasilkan penemuan yang luar biasa. Seperti beberapa hewan hibrida hasil perkawinan silang antara dua spesies berbeda berikut ini:

1. Savannah
Sumber gambar : https://en.wikipedia.org/wiki/Savannah_cat
Savannah (Savannah cats) merupakan hasil perkawinan antara kucing yang berasal dari Georgia dengan kucing Afrika yang disebut Serval. Savannah telah dinobatkan oleh Guinnes Woeld Record sebagai ras kucing terpanjang di dunia dengan panjang 44 cm.

2. Zebroid
Sumber gambar : https://simomot.com/2014/08/29/7-hewan-persilangan-paling-aneh-di-dunia/
Zebroid merupakan hasil perkawinan anatara keledai jantan dengan zebra betina. Zebroid memiliki fisik seperti keledai, namun garis putih seperti zebra. Akantetapi, gari s putih ini umumnya tidak menutupi seluruh tubuh dan hanya tersebar di bagian leher dan kaki.

3. Liger ( Lion and Tiger)
Sumber gambar : https://simomot.com/2014/08/29/7-hewan-persilangan-paling-aneh-di-dunia/
Liger merupakan hasil perkawinan antara singa jantan dengan harimau betina. Liger memiliki tubuh lebih besar daripada induknya. Selain itu, corak rambut liger lebih tipis dan tidak setegas corak rambut harimau pada umumnya.

4. Wolfdog
Wolfdog (Wolf-dog hybrid) merupakan hasil perkawinan antara anjing domestik dengan serigala. Wolfdog memiiki sifat yang lebih mirip serigala di bandingkan dengan anjing. Meski begitu, Wolfdog sangat jinak layaknya anjing rumah.

5. Baghal.
https://id.vistadeishelties.com/the-bagal-hewan-keras-kepala-dan-gigih/
Baghal (mule) merupakan hasil perkawinan antara kuda betina dengan keledai jantan. Baghal mempunyai badan yang kecil, mempunyai kepala dan wajah mirip keledai serta telinga dan rambut panjang mirip kuda. Baghal mempunyai kaki yang kuat sehingga dimanfaatkan sebagai hewan pengangkut. Meskipun begitu, baghal tidak dapat berlari kencang seperti kuda.


Sumber : di edit dari Wigati Hadi Omegawati, dkk, Biologi Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam, Intan Pariwara, Klaten, 2018

Baca Juga

Tidak ada komentar:

×
Berita Terbaru Update